Posts

Showing posts with the label catatanku

8 Agustus 2014

Maha Suci Allah swt yang telah menciptakan segala yang ada di langit dan di bumi, juga apa yang ada diantara keduanya dengan keseimbangan sempurna. Ketika Allah menciptakan siang sebagai masa beraktivitas, maka Dia pun menciptakan malam untuk memulihkan rasa lelah. Ketika Allah menciptakan api yang menghangatkan ataupun membakar, maka Dia menciptakan angin dan air untuk memadamkannya. Dan pasangan-pasangan lainnya. Namun ternyata keseimbangan, kerjasama, kekompakan tidak melulu harus dilihat pada tempat yang sama,  dalam waktu yang sama, bekerja bersama-sama. berkaitan dengan dimensi ruang, waktu, dan gerak, terkadang masing-masing HARUS berada di tempat yang terpisah. berada di ruang-ruang yang berbeda, berada di waktu yang berbeda, seperti keseimbangan siang dan malam. Keseimbangan pun bisa berarti menutupnya atau mengalahnya yang satu agar yang lainnya dapat muncul.  Menjaga keharmonisan dan hubungan adalah wajib. Ada yang harus dijaga dengan kesamaan dimensi ruang, wa...

why...

why are you so sad and why are you so bad when someone leaves you behind... but i know it's not just about someone but something you can't trust kepercayaan, pengorbanan, harga diri, cinta... kehormatan, pengharapan, masa depan kini... dan nanti... bagaimana semua ini dirangkum... yang jelas aku tak tahu jawabannya apa hanya ketika api mulai dipercikan maka semuanya akan ikut terbakar...

what ever deh...

kerinduan semakin menyeruak seiring waktu yang makin bergulir... heuheu...ya, kira-kira rasa itu yang senantiasa hinggap kala ini. perjalanan panjang untuk menggapai asa memang tak sejenak sampai dan berlalu. semuanya memeras keringat dan perasaan...(ko, jadi mellow :/) What ever deh... pokoknya (dipaksa-pen) sekarang saatnya rindu dengan menulis...klo menurut buku Quantum Writing, menulis itu dapat mengurangi stress, tekanan jiwa (TBC=Tekanan Batin Cinta? ups!), memperpanjang usia, de el el deh...yakin??? kalau dipikir ulang, menurut saya punya peluang untuk mengakibatkan hal di atas. aktifitas menulis adalah aktifitas yang bebas tanpa tekanan. siapapun bisa menuliskan apa saja yang diinginkan. contoh nyata adalah diary. lalu bagaimana dengan yang memang tidak suka menyengaja untuk menulis atau paling tidak menulis diary? saya yakin ada masa dimana secara tak sadar kita telah melakukan aktifitas menulis...mungkin saya terinspirasi dari meja dan bangku siswa-siswa saya yang tak satupu...

HARAPAN....akan jadi...NYATA

Image
Salam kerinduan akan kehidupan sejahtera nan kekal bagi semua saudara seperjuangan... kembali catatan-catatan kecil seputar pendidikan ingin tetap saya sampaikan. Kali ini coba kita awali dengan lirik lagu yang tak asing kita dengar... Oemar Bakrie Tas hitam dari kulit buaya Selamat pagi!, berkata bapak Oemar Bakri Ini hari aku rasa kopi nikmat sekali! Tas hitam dari kulit buaya Mari kita pergi, memberi pelajaran ilmu pasti Itu murid bengalmu mungkin sudah menunggu () Laju sepeda kumbang di jalan berlubang S'lalu begitu dari dulu waktu jaman Jepang Terkejut dia waktu mau masuk pintu gerbang Banyak polisi bawa senjata berwajah garang Bapak Oemar Bakri kaget apa gerangan Berkelahi Pak!, jawab murid seperti jagoan Bapak Oemar Bakri takut bukan kepalang Itu sepeda butut dikebut lalu cabut, kalang kabut, cepat pulang Busyet... Standing dan terbang Reff. Oemar Bakri... Oemar Bakri pegawai negeri Oemar Bakri... Oemar Bakri 40 tahun mengabdi Jadi guru jujur berbakti memang makan hati Oema...

belajar dengan mencoba

Image
Suatu ketika, seorang mahasiswa-aktivis- yang baru saja mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan mendapatkan tawaran dari seorang kerabat dekat, katakanlah sepupunya. Sang sepupu mengatakan bahwa LSM yang sedang dirintisnya mencari para relawan pendidikan yang bersedia membina anak-anak putus sekolah, dan mungkin ada juga anak yang buta aksara. Karena idealisme yang tetap membara di dadanya, ia pun tak tanggung-tanggung untuk segera menerima tawaran tersebut. Bagi seorang mahasiswa yang terbiasa terjun dalam lingkungan yang jauh dari zona nyaman, komitmen harga diri, kemanusiaan, keadilan, kesetiakawanan, dan ke-an positif lainnya menjadi hal utama. Mungkin menjadi ciri eksistensi idealisme yang di usung. Jika tak sedikit sarjana - fresh graduate -yang berfikir bahwa setelah lulus ia akan bekerja pada sebuah perusahaan pemerintah, swasta, ataupun PNS, maka baginya dengan tetap berada pada jangkauan aura idealismenya lah ia akan tetap menjadi dirinya. *** Sampailah pada ketika pertemuan p...